(karakter Ken Arok dalam kitab papararton, masa kecil ken arok, dunia Imainatif dan alasan pengembangan teknologi CGI untuk pelestrarian sejarah)

Pembuatan karakter dengan teknik menggunakan banyak foto dilakukan bertujuan sebagai penyajian figure fenomenal yang bersejarah bagi nusantara pada zaman kerajaan Majapahit, dimana karakternya dapat membangkitkan imajinasi pembaca untuk mengenal dan mengingat zaman bersejarah Indonesia. Ilustrasi yang dikembangkan dengan menggunakan metode Matte Painting ini dilakukan dengan menggambil foto foto nyata pada lokasi bersejarah kemudian diolah dan digenarsikan dengan teknik komputeisasi CGI sehingga mendapatkan hasil gambar, foto dan effect yang imajinatif. Hasil dari pengolahan image nantinya akan digunakan sebagai ilustrasi dongeng “Mitologi of Ken Arok. CGI sendiri merupakan teknik grafik komputer (grafik computer 3D) dalam efek spesial. CGI sendiri biasa digunakan dalam film, acara televisi, iklan, dan juga media cetak.

Histografi Jawa yang dikemukakan melalui Pararaton dan Babad Tanah Jawi yang di dalamnya menyampaikan dua nilai, yaitu fakta dan fiksi. Bagaimana kedua nilai itu bisa disatukan adalah suatu kewenangan mutlak bagi penulis. Nilai fiktif tersebut dapat kita lihat melalui mitos tentang struktur pemerintahan raja di kerajaan-kerajaan Jawa, seperti Singasari, Mataram, Kediri dan Demak. Pengarang Pararaton sengaja menciptakan tokoh Ken Arok sebagai masa muda Sang Rajasa dengan penuh keistimewaan.. Ken Arok sendiri diberitakan sebagai putra Brahma, titisan Wisnu, serta penjelmaan Siwa, sehingga seolah-olah kekuatan Trimurti berkumpul dalam dirinya.

Visual Effect atau yang sering disebut sebagai Computer Generate Imagery adalah cabang dari SFX yang memliki beberapa fungsi yang dapat membantu dalam pembuatan film,  beberapa fungsi nya diantara lain adalah :

  • SFX berfungsi untuk meningkatkan dampak suatu obyek terhadap indera manusia. SFX tidak hanya digunakan di film-film, tapi juga dalam dunia pertunjukan panggung, seperti misalnya konser yang bertaburan dengan kembang api maupun permainan sinar laser juga disebut sebagai SFX.
  • SFX digunakan untuk  menvisualisasikan scene yang tidak dapat dieksekusi dengan alat biasa, misalnya dalam Film Star Wars, scene peperangan yang terjadi di luar angkasa, atau perjalanan ke planet Mars.

Gambar 1 Menjelaskan tentang proses pembuatan karakter awal yang dilakukan secara manual dan dirender dalam Adobe photosop sederhana. Gambar diatas nantinya akan disempurnakan dengan memadukan teknologi CGI untuk karakter.

Pembuatan Gambar karakter Ken Arok diawali dengan membuat sketsa sederhana yang nantinya direalisasikan kedalam bentuk objek 3D menggunakan software Blender 2.6. objek dibuat menggunakan primitive mess. Untuk warna untuk dasar karkater di buat (R : 8.00)(G; 8.00) (B;8.00) dengan intensitas cahaya  ( difuse : 0.800) Intensity Light (specular 0.500).

Pada tahap pemanfaatan fotografi, peneliti menggunakan   teknik matte Painting untuk editing photo dalam merealisasikan environment pada deskripsi imajinatif cerita.

Referensi : Google schoolar Ayung Candra

Oleh Ayung Candra Padmasari, S.Pd., M.T.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *