Cibiru UPI. Kunjungan studi banding yang dilakukan oleh  Direktur kampus UPI di Cibiru, Dosen Pendidikan Multimedia kampus UPI di Cibiru dan Laboran TIK yang bertujuan untuk membandingkan kurikulum dari prodi Pendidikan Multimedia dengan Konsentrasi bidang multimedia yang ada dibawah naungan prodi informatika Universitas Surabaya, jurusan informatika universitas surabaya sudah memiliki akreditasi dengan nilai A untuk dijadikan salah satu contoh pengembangan kurikulum prodi pendidikan multimedia kampus upi di cibiru.

Kunjungan ini berlangusung pada 14/11/2018 pukul 08.00 WIB sampai kurang lebih pukul 12.00 WIB. Kunjungan ini dimulai dari diterimanya Direktur kampus UPI di Cibiru, Dosen Pendidikan Multimedia kampus UPI di Cibiru dan Laboran TIK kampus UPI di Cibiru oleh Pak Budi Sebagai Kaprodi Informatika Universitas Surabaya dan Bu Melisa Koordinator Multimedia Universitas Surabaya. Setelah penyambutan yang dilakukan oleh pihak Universitas Surabaya, Bapak Direktur Kampus UPI di Cibiru Dr. H. Asep Herry Hernawan, M.Pd. menerima sambutan dan menjelaskan tujuan dari kedatangannya dimulai dari menjelaskan sejarah singkat lahirnya Prodi Pendidikan Multimedia Kampus UPI di Cibiru seperti berikut.

“ Program Studi Pendidikan Multimedia Universitas Pendidikan Indonesia Kampus UPI Cibiru resmi didirikan pada tanggal 2 April 2018, dengan SK Rektor Universitas Pendidikan Indonesia setelah borang pengajuan program studi baru resmi diterima dan mendapat akreditasi minimal dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tanggal 28 Maret 2018, Program Studi Pendidikan Multimedia Universitas Pendidikan Indonesia bertujuan untuk menjadi pelopor pendidik yang menghasilkan lulusan yang dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pendidikan dan multimedia dalam menghadapi kemajuan teknologi yang sanat pesat di era digital saat ini.” Penjelasan dari Pak Asep Herry Hernawan.

Kemudian dari pihak Universitas Surabaya menceritakan bahwa “multimedia yang ada di Universitas Surabaya masih spesial program dari Prodi informatika bukan jurusan yang berdiri sendiri, berbeda dengan Prodi Pendidikan Multimedia UPI yang sudah memiliki Jurusannya sendiri. Sedangkan Prodi informatika di bawah naungan Fakultas MIPA. Prodi Pendidikan Multimedia berada di naungan Fakultas apa?” jelas pak Budi.

Kemudian Pak Asep Herry Hernawan menambahkan dan menjelaskan bahwa “UPI memiliki 5 kampus daerah dan isi dari kampus daerah masing-masing diwajibkan memiliki 5 Prodi yang diperintahkan oleh Rektor UPI. Sedangkan kondisinya saat ini masing-masing kampus daerah baru memiliki 3 Prodi sampai tahun ini, yang sebelumnya hanya memiliki 2 prodi yaitu PGSD dan PGPAUD. Oleh karena itu kampus UPI di Cibiru mendirikan Prodi Pendidikan Multimedia di akhir Tahun 2017 dan sedang merencanakan Prodi baru lagi setelah ini. Jadi Prodi Pendidikan Multimedia ini berada di bawah Kampus UPI di Cibiru.”

Setelah itu Pak Asep Herry Hernawan memperkenalkan dan menjelaskan latar belakang pendidikan satu persatu yang hadir dalam acara studi banding ke Universitas Surabaya yaitu dosen Pendidikan Multimedia Pak Fahmi Candra Permana, S.Si., M.T. , Ayung Candra Padmasari, S.Pd., M.T. , Intan Permata Sari, S.ST., M.Ds. , Maya Purnama Sari, S.Pd., M.Ds. , Dian Rinjani, S.Pd., M.Ds. , Feri Hidayatullah Firmansyah, S.Pd., M.MT. dan yang terakhir Laboran TIK Padli, A.Md.

Setelah memperkenalkan Pak Asep Herry Hernawan menceritakan sejarah UPI dari mulai Masih Bernama IKIP sampai sekarang yang statusnya PTNBH dan sudah memiliki 5 kampus daerah dan 7 Fakultas.

Dilajutkan Oleh Pak Budi yang menjelaskan Sejarah dari Program Kekhususan Multimedia Universitas Surabaya yang berdiri di tahun 2007 dan kapasit mahaiswanya hanya 50 orang. Universitas Surabaya memiliki tes bakat sendiru yang dilakukan serentak di Universitas Surabaya dan dapat melihat kemampuan dari calon calon mahasiswanya. Dari hasil tes bakat tersebut, Program Kekhususan Multimedia membuatkan martikulasi sebelum diadakannya perkuliahan untuk yang memiliki kekurangan di beberapa bidang tertentu. Martikulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa yang kurang dalam beberapa mata kuliah. Diharapkan ketika memasuki perkuliahan dapat lebih mudah, walaupun pada akhirnya jadwal martikulasi dan perkuliahan sebenarnya saling kejar kejaran dan keteteran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *